Pengguna Strava Premium di Indonesia tidak perlu khawatir dengan kebijakan terbaru pemerintah terkait pajak layanan digital.

Platform kebugaran global Strava memastikan harga langganan Strava di Indonesia tetap tidak berubah, meski perusahaan kini resmi ditunjuk sebagai pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan RI.

Pernyataan tersebut disampaikan Strava setelah DJP mengumumkan penunjukan sejumlah perusahaan digital luar negeri sebagai pemungut PPN atas layanan digital yang digunakan masyarakat Indonesia.

Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat penerimaan negara dari sektor ekonomi digital sekaligus menciptakan kesetaraan perlakuan perpajakan antara pelaku usaha digital dalam dan luar negeri.

Meski telah masuk dalam daftar pemungut PPN Digital Indonesia, Strava menegaskan bahwa perusahaan akan menyerap biaya tambahan akibat penerapan pajak tersebut sehingga pengguna tidak akan dikenakan tarif berlangganan yang lebih mahal.

“Kami berencana menyesuaikan diri dengan kebijakan baru ini dengan menyerap secara langsung biaya tambahan akibat penerapan PPN tersebut. Tidak akan ada kenaikan harga berlangganan Strava, dan layanan gratis kami juga akan tetap tidak berubah,” tulis Strava dalam pernyataan resminya.

Dengan keputusan tersebut, pelanggan Strava Premium Indonesia tetap dapat menikmati seluruh fitur berbayar dengan harga yang sama seperti sebelumnya. Sementara itu, jutaan pengguna layanan gratis juga dipastikan tetap bisa mengakses fitur-fitur dasar tanpa perubahan akibat implementasi PPN digital.

Strava menyebut Indonesia sebagai salah satu negara dengan komunitas olahraga yang terus berkembang. Melalui platformnya, perusahaan menghubungkan para pelari, pesepeda, pendaki, hingga penggemar olahraga lainnya untuk berbagi aktivitas sekaligus membangun komunitas yang lebih aktif.

“Kami memahami bahwa Strava memiliki peran penting dalam menghubungkan komunitas di seluruh Indonesia yang memiliki semangat untuk aktif bersosialisasi melalui olahraga dan aktivitas fisik lainnya,” ujar perusahaan.

Menurut Strava, keputusan untuk tidak menaikkan biaya langganan merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat Indonesia agar tetap memiliki akses terhadap layanan kebugaran digital tanpa terbebani biaya tambahan.

“Kami percaya langkah ini merupakan cara terbaik untuk mendukung misi kami dalam membantu masyarakat Indonesia menjalani kehidupan yang lebih aktif dan sehat di seluruh negeri,” lanjut pernyataan tersebut.

Penunjukan Strava sebagai pemungut PPN PMSE menambah daftar platform digital internasional yang telah lebih dulu mematuhi kebijakan perpajakan Indonesia. Dalam skema ini, perusahaan digital luar negeri diwajibkan memungut, menyetor, dan melaporkan PPN atas layanan digital yang dimanfaatkan konsumen di Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah ini dinilai memberikan kepastian bagi pengguna sekaligus menunjukkan komitmen Strava dalam mempertahankan pertumbuhan komunitas olahraga digital di Indonesia.

Dengan tidak adanya perubahan harga maupun layanan, masyarakat tetap dapat memanfaatkan fitur-fitur Strava untuk mencatat aktivitas olahraga, memantau performa, hingga terhubung dengan komunitas olahraga di berbagai daerah di Indonesia.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch