KOTA SERANG – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia kompak untuk mendorong para pelaku usaha mikro dan UMKM di Kota Serang agar naik kelas serta melek digitalisasi.
Untuk menuju hal tersebut, kata Agis, UMKM dan pelaku usaha mikro di Kota Serang terus didorong untuk tidak hanya mengandalkan modal usaha, tetapi juga menguasai digitalisasi agar mampu bersaing di era modern.
Oleh karena itu, sambung Agis, PT PNM bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung perkembangan UMKM melalui akses pembiayaan dan pelatihan berbasis teknologi.
Agis menegaskan, bahwa perubahan perilaku konsumen yang kini mulai beralih ke platform digital menjadi alasan utama pentingnya transformasi tersebut. Menurutnya, pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.
“Pemkot Serang akan memfasilitasi kebutuhan pelaku UMKM, mulai dari permodalan hingga pelatihan pemasaran dengan melibatkan berbagai stakeholder,” ujar Agis.
Selain itu, PNM bersama Pemkot Serang juga memberikan pendampingan dan pelatihan agar pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas melalui transformasi digital.
Manager Supporting PNM Cabang Serang, Yayah Inayah, menjelaskan bahwa pihaknya terus mendekatkan layanan kepada masyarakat melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM).
Program Mekaar menawarkan pinjaman tanpa agunan mulai dari Rp2 juta hingga Rp15 juta, sementara ULaMM menyediakan pembiayaan lebih besar, mulai dari Rp50 juta hingga Rp200 juta.
Tak hanya pembiayaan, PNM juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha, mulai dari pemasaran digital hingga pengelolaan keuangan. Hal ini dilakukan agar pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Kami ingin nasabah tidak hanya memiliki usaha, tetapi juga mampu mengelola keuangan dan memanfaatkan teknologi digital agar memiliki daya saing kuat,” kata Yayah.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan berbagai pihak terkait, diharapkan UMKM di Kota Serang semakin berkembang dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah menuju kota yang maju dan sejahtera.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
