WhatsApp kembali memperkuat sistem keamanan platformnya dengan menghadirkan fitur baru berupa peringatan perangkat tertaut.
Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mendeteksi aktivitas mencurigakan saat ada upaya menautkan akun WhatsApp ke perangkat yang tidak dikenal.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Meta dalam meningkatkan perlindungan akun pengguna dari berbagai modus penipuan digital yang semakin marak, termasuk pembajakan akun dan akses ilegal ke pesan pribadi.
Dengan fitur terbaru ini, pengguna akan menerima notifikasi khusus ketika sistem mendeteksi adanya upaya menautkan akun WhatsApp ke perangkat yang tidak dikenali. Dalam peringatan tersebut, WhatsApp juga akan menampilkan informasi lokasi perangkat yang mencoba terhubung.
Jika pengguna memang sedang menghubungkan akun ke perangkat baru, proses dapat dilanjutkan seperti biasa. Namun, apabila pengguna merasa tidak pernah melakukan permintaan tersebut atau lokasi yang ditampilkan terasa asing, WhatsApp menyarankan untuk segera memilih opsi “Don’t Link” atau “Jangan tautkan”.
Fitur ini dinilai penting mengingat akun WhatsApp kini bisa digunakan secara bersamaan di beberapa perangkat. Saat ini, pengguna dapat menghubungkan hingga empat perangkat tambahan ke satu akun utama tanpa harus selalu aktif di ponsel utama.
Meski demikian, ada aturan keamanan tambahan yang tetap berlaku. Pengguna diwajibkan melakukan login melalui ponsel utama setidaknya setiap 14 hari sekali agar seluruh perangkat tertaut tetap terhubung ke akun WhatsApp.
Fitur Baru Peringatan Perangkat Tertaut di WhatsApp
- Pengguna akan menerima notifikasi peringatan saat ada perangkat tak dikenal mencoba menautkan akun.
- WhatsApp menampilkan lokasi perangkat yang mencoba terhubung.
- Jika terasa mencurigakan, pilih “Jangan tautkan” (Don’t Link).
- Jika memang perangkat milik sendiri, pilih “Tautkan perangkat” (Link Device).
- Satu akun WhatsApp kini bisa terhubung ke maksimal 4 perangkat tambahan.
- Pengguna wajib login di ponsel utama setiap 14 hari agar perangkat tertaut tetap aktif.
Cara Menautkan Perangkat di Android
- Buka WhatsApp di ponsel utama Android.
- Ketuk More (ikon tiga titik vertikal).
- Pilih Linked Devices.
- Tekan Link a Device.
- Verifikasi identitas:
– Gunakan biometrik (sidik jari/face unlock), atau
– Masukkan PIN/kode kunci ponsel. - Arahkan kamera ke perangkat yang ingin ditautkan.
- Scan QR Code.
- Jika muncul peringatan perangkat asing:
– Pilih Don’t Link jika bukan perangkat Anda.
– Pilih Link Device jika aman.
Cara Menautkan Perangkat di iOS / iPhone
- Buka WhatsApp di iPhone utama.
- Ketuk WhatsApp Settings atau foto profil.
- Pilih Linked Devices.
- Tekan Link Device.
- Jika menggunakan iOS 14 atau versi lebih baru, buka kunci iPhone terlebih dahulu:
– Gunakan Touch ID, atau
– Gunakan Face ID. - Jika autentikasi biometrik belum aktif, masukkan PIN/kode kunci iPhone.
- Arahkan kamera iPhone ke perangkat yang ingin ditautkan.
- Scan QR Code di perangkat tujuan.
- Jika WhatsApp mendeteksi perangkat tak dikenal:
– Pilih Don’t Link untuk membatalkan.
– Pilih Link Device untuk melanjutkan.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
